Setiap wanita menginginkan kesempurnaan pada tubuhnya. Wanita berbadan gemuk ingin menguruskan badannya, sementara wanita yang kurus ingin menambah berat badannya agar terlihat lebih menarik. Wanita berbadan gemuk melakukan bermacam pola diet seperti berolah raga dan mengatur pola makan. Sedangkan wanita berbadan kurus justru menambah porsi makannya dan meminum produk – produk penambah berat badan. Namun jangan pernah kecewa jika semua usaha anda tidak berhasil. Untuk Si Kurus, lakukan tips – tips mode berikut untuk tetap fashionable dan terlihat cantik di depan Si Dia.
Dasar Memilih Busana
Pilih busana dengan bahan berat yang akan membentuk dimensi dari tubuh anda. Pilih juga busana bertekstur yang dapat menutupi dan melembutkan lekuk tubuh anda. Mengenakan busana baggy hanya akan membuat anda terlihat lebih kurus. Pilih warna cerah yang sesuai warna kulit anda agar kelihatan lebih berisi.
Pakaian Berlapis
Anda dapat menumpuk busana yang anda pakai untuk menambah volume tubuh anda. Kenakan celana, atasan, dan luaran, atau celana dan atasan saja ditambah dengan syal. Namun hindari pemakaian busana yang terbuat dari bahan – bahan lemas seperti sifon.
Hindari Pamer Kulit
Jangan terlalu memakerkan kulit anda. Mengenakan busana tanpa lengan hanya akan memperlihatkan alangkah kurusnya anda. Hindari pemakaian celana pendek, busana berkerah V atau kerah Sabrina.
Bawahan yang Cocok
Jangan mengenakan celana skinny karena akan membuat anda terlihat lebih kurus. Pilihlah celana berpotongan lebar atau berpinggul dengan bahan yang agak berat. Anda juga bisa memakai rok klok atau rok dengan model mengembang dengan tinggi sedikit diatas lutut untuk menambah volume pada badan bagian bawah.
Pakai Sepatu Apa ?
Pilihlah sepatu yang terlihat ringan seperti flat shoes atau stiletto. Bila anda ingin mengenakan wedges, pilihlah yang bermodel ramping. Wedges yang tebal dan berat hanya akan membuat kaki anda terlihat lebih kecil.
Aksesoris Cantik
Hindari aksesori yang terlalu besar atau terlalu kecil karena akan membuat anda tampak lebih kurus. Pilihlah kalung, gelang, anting, sabuk, hingga tas dalam ukuran sedang.
Tahukah anda bahwa sepatu wanita memiliki bermacam – macam jenis dengan nama yang beragam? Baca artikel di bawah ini untuk menambah pengetahuan anda mengenai sepatu wanita yang unik nan cantik.
The Mary Jane
Sepatu ini terlihat sangat kasual dengan ujung kakinya yang bulat atau sedikit kotak dan memiliki tali di bawah bagian pergelangan kaki, dapat berupa flat shoes maupun berhak. Anda akan terlihat semakin cantik bila mengenakannya dengan paduan legging, skinny jeans, maupun rok mini. Tapi hati – hati, jangan mengenakannya dengan harem, celana kargo, dan celana berpotongan lurus dan lebar.
Oxford
Sepatu jenis ini dikembangkan dari sepatu kerja para pria. Kesan maskulin yang ditampilkannya akan membuat penampilan anda tetap terlihat cantik saat mengekannya. Paduan Oxford dan skinny jeans, legging, mid – length skirt ( rok selutut ), maupun rok mini akan membuat penampilan anda berbeda, namun tetap terlihat menarik.
Sandal
Ternyata jenis sandal tidak hanya sandal jepit ( flip – flop) yang biasa nyaman digunakan saat berlibur atau sekedar jalan – jalan santai saja, gladiator yang pernah menjadi trend di tahun 2009 ini juga termasuk salah satu jenisnya. Sandal – sandal dapat dipadukan dengan skinny jeans, rok casual, maupun gaun mini yang funky.
The Mule
Mule atau selop hanya tertutup pada bagian jari – jari kakinya saja. Bagian penutup pada jari kaki bisa seluruhnya atau dapat berupa open toe atau peep hole shoe. Mule bisa membuat anda nampak kasual dengan mengenakannnya tanpa terlalu banyak detail, atau berbentuk seperti sneaker. Anda juga dapat menggunakan mule yang beraksen batu permata atau wana glamor saat akan pergi ke pesta.
The Wedge Heel
Sepatu jenis ini memiliki hak yang tebal dan rata dari bagian jari ke tumit, sehingga lebih nyaman untuk digunakan. Sepatu ini juga dapat memberi kesan ramping pada kaki anda. Padukan wedges dengan Bohemian style, pencil skirt, A-line skirt, celana dengan potongan yang lebar, jeans, maupun skinny pants.
The Stiletto Heel
Stiletto sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk sepatu berhak tipis. Sepatu ini terkesan feminim, elegan, dan seksi. Dengan memakainya anda akan terlihat ramping. Namun hati – hati, penggunaan stiletto yang terlalu sering akan membuat sakit pinggang.
The Kitten Heel
Bentuk sepatu ini mirip dengan French heel, tetapi hak dari sepatu ini sangat kecil dan berbentuk seperti busur panah, biasanya memiliki tinggi kurang dari 3 cm. Sepatu ini dapat menjadi pilihan saat anda bosan dengan sepatu ballet flat dan ingin mengenakan sepatu bertumit rendah. Sepatu ini dapat dipadukan dengan pakaian apa saja.
The French Heel
Hak sepatu ini tidak terlalu tinggi dan biasanya berbentuk lengkung dan kotak di bagian dalam haknya. Sepatu yang dikembangkan oleh King Louis XIV ini cocok di pakai saat ke kantor dan dipadukan dengan pakaian apa saja.
Ballet Flat Shoes
Sepatu ini sangat nyaman dipakai dan cocok untuk anda yang casual dan simple. Sepatu ini cocok dipadukan dengan jenis baju apapun, jeans, celana kapri, dan pakaian casual lainnya.
The Ankle Strap Shoes
Sepatu ini memiliki tali pada pergelangan kaki yang berfungsi untuk mengencangkan sepatu dan sebagai hiasan pada pergelangan kaki. Sepatu ini sangat cocok bagi anda yang memiliki kaki yang kurus dan panjang. Padukan sepatu ini dengan rok mini, rok pensil selutut maupun gaun cantik. Jangan padukan sepatu ini dengan jeans longgar, celana kargo, harem, celana panjang dengan potongan lurus yang lebar.
Boots
Sepatu ini selain fashionable, juga memiliki manfaat yang beragam. Sepatu boot dengan tinggi selutut dapat menghangatkan kaki dari cuaca dingin. Ankle boot atau sepatu boot setinggi mata kaki dapat menjadi pilihan fashionable bagi anda yang tinggal di daerah topis. Padukan celana pendek dengan boots dan gladiator untuk jalan – jalan santai anda.
The Sling-Back
Merupakan perpaduan antara mole dan pump, tertutup di kaki bagian depan, namun bertali pengikat di bagian belakang kaki.
The T-Bar Shoe
Sepatu ini memiliki tali pengikat berbentuk huruf T yang berada di tengah pergelangan dan jari kaki .
The Platform Shoe
Sepatu ini memiliki sol yang tebal di bagian depan sepatu, biasanya dipadukan dengan hak tebal ( wedges ) maupun stiletto. Sepatu ini akan mempermudah anda karena tidak mudah lelah saat memakainya. Saat memakainya anda akan terlihat lebih tinggi dan ramping. Padukan sepatu ni dengan celana apapun kecuali celana kargo.
The Peep-Toe dan Open Toe
Peep toe berlubang kecil bulat pada bagian jari – jari kaki, biasanya akan memperlihatkan ibu jari atau jari tengah saja. Sedangkan open toe biasanya memiliki lubang lebih besar dan akan memperlihatkan kesemua jari kaki orang yang memakainya. Sepatu ini akan mempercantik kaki ramping anda dan pastikan jari – jari kaki anda bersih terawat.
The Pump
Istilah ini sering digunakan untuk segala jenis sepatu, tertutup di semua sisinya, ada yang memiliki tali di pergelangan ataupun antara pergelangan dan jari kaki, dan memiliki hak yang biasanya stiletto.
Ada yang suka menulis? Kamu ? Kamu ? Kalau kamu ? Kalau saya sih tidak. Hehehe.. :D Berbicara soal menulis nih, jurusan Sistem Informasi pernah lho mengadakan kuliah tamu tentang Menulis Populer beberapa waktu yang lalu. Kuliah tamu tentang Menulis Populer ini diadakan pada hari Jumat, 21 Oktober 2011di ruang TC 103 - 104 dan diisi oleh Bapak Rudi Santoso. Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa jurusan Sistem Informasi tahun 2011 – 2012. Pada kuliah tamu kali ini, beliau membahas tentang apa saja yang perlu diperhatikan saat kita menulis. Dari banyaknya hal yang perlu diperhatikan saat menulis, yang dbahas pertama kali adalah penggunaan kalimat yang sederhana.
Seringkali kita menggunakan kalimat yang bebelit – belit, tidak to the point. Kita memanjang – manjangkan isi tulisan karena terpaku pada dead line, “Harus sebanyak satu halaman penuh !” tanpa memikirkan apakah isi dari tulisan yang kita buat saling berkesinambungan atau tidak. Kita juga asal membuat kalimat saja, tidak memperhatikan pola kalimat ( S – P – O – K ). Untuk mengatasi hal tersebut, beliau menyarankan agar menggunakan kalimat –kalimat sederhana namun baku, yang terdiri dari maksimal 15 kata perkalimat.
Hal selanjutnya yang dibahas adalah orientasi pembaca. Beliau menjelaskan bahwa ada banyak hal yang perlu dierhatikan berkenaan dengan orientasi pembaca. Hal – hal tersebut satu diantaranya adalah empati terhadap pembaca. Empati yang dimaksud di sini adalah mengetahui siapa yang akan membaca tulisan kita. Dengan mengetahui siapa yang akan membaca tulisan kita, kita dapat mengarangnya sesuai dengan pemahaman mereka. Misalnya kita akan mengarang sebuah cerita dongeng untuk anak balita. Kita tidak mungkin memasukkan kata – kata sulit berbau ilmiah. Tentu saja anak tersebut tidak mengerti dan bisa saja orang yang membacakannya pun tidak mengert artinya saat ditanyai apa arti kata tersebut.
Spesifik dan Kongkret. Hal yang tidak kalah pentingnya ini juga dibahas dalam kuliah tamu kali ini. Pernahkah anda membuat tulisan yang terkesan mengambang? Begitu banyak yang anda tulis tapi kurang menjurus pada satu hal yang menjadi topik utama anda? Kalau saya sering. Ternyata ini kurang baik. Menurut Pak Rudi, tulisan yang baik adalah tulisan yang spesifik dan kongkret. Ketika isi dari tulisan kita telah menjurus dan sangat mengena pada satu pokok permasalahan, barulah tulisan kita dapat disebut spesifik.
Kurang lebih seperti itulah yang dapat saya tangkap dari isi kuliah tamu pada hari Jumat beberapa waktu yang lalu. Ada banyak hal – hal bermanfaat yang dapat saya petik guna meningkatkan kemampuan menulis saya. Semoga tidak hanya saya, tetapi anda yang telah membaca tulisan ini juga bisa mengambil manfaatnya. VIVAT SI !! Hidup SI !! Hidup SI !! Hidup SI !!